Langsung ke konten utama

Pengertian dan bentuk bentuk media komunikasi

IAIN KUDUS, oleh Bu Primi Rohimi dosen matakuliah Media Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi  Penyiaran Islam di Kelas KPI-A5 pada jam pertama, bertempat di kampus Barat gedung E3 lantai 2. Pada kesempatan tersebut, beliau menjelaskan tentang pengertian dan perkembangan Media Komunikasi, Jumat (7/09/18).

Media komunikasi adalah sebuah perantara dalam menyampaikan sebuah infomasi dari komunikator kepada komunikan yang bertujuan agar efisien dalam menyebarkan informasi atau pesan.
Agar terjadi komunikasi yang baik di perlukan beberapa unsur yakni Komunikator, komunikan, message, media dan feedback.

Media Komunikasi sebagai : - Lembaga/Institusi , - Sistem Sosial, - Agen Sosial .



Adapun Bentuk media komunikasi yakni ( Media cetak )yang dapat dilakukan melalui proses pencetakan, sebagai sarana informasi. contoh : brosur dan buku. (Media Visual) yang tersampaikan melalui panca indera dan dapat dilihat. contoh : gambar dan foto.  (Media Audio) yang tersampaikan dengan melalui indera pendengaran. contoh : Radio dan Tape recorder. (Media Audio visual aid) yang dapat dilihat dan juga didengar untuk mendapatkan informasi secara bersamaan. contoh : Televisi.

Nadia Aniqotul Hanna
(1640210010)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

media komunikasi dan budaya populer

  Budaya merupakan suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan di wariskan oleh generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari unsur-unsur yang rumit , termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, pakaian, bangunan, dan karya seni. Perubahan budaya seiring perkembangan zaman membuat definisi budaya populer semakin kompleks. Subandy menyatakan bahwa budaya populer adalah budaya yang berasal dari “rakyat”. Melalui pendekatan yang beranggapan bahwa budaya populer   adalah sesuatu yang diterapkan pada “rakyat” dari atas. Budaya populer adalah budaya otentik “rakyat”.   Budaya populer seperti halnya budaya daerah merupakan dari rakyat untuk rakyat. Kebudayaan populer dipandang sebagai makna dan paktik yang dihasilkan oleh audiens populer pada saat konsumsi dan studi tentang kebudayaan populer terpusat pada bagaimana dia digunakan. Argumen argumen ini menunjukkan adanya pengulangan pertanyaan tradisional tentang bagai...

Buku Sebagai Media Komunikasi Islam ( Review Buku : La Tahzan )

"waoww Istimewa" itu yang terbesit dalam fikiranku ketika melihat buku Laa Tahzan ini , ketika membaca buku ini kita seakan diajak untuk menatap dunia ini dengan seimbang , kita diajak untuk menjadi idealis dengan tetap realistis, menjadi duniawi dan ukhrawi sekaligus, mempersiapkan kehidupan masa kini namun tak lupa masa depan, diajak bekerja dengan keras dan diajak pula beristirahat. tulisan dalam buku ini merupakan resep resep manjur, yang menunjukkan kepada kita bagaimana harus meniti jalan kehidupan dan membangun kehidupan yang bahagia dengan berpedoman pada satu kata : La Tahzan  , jangan bersedih . Dengan kata kunci ini kita akan dapat menjalani kehidupan ini dengan penuh semangat, dan tidak akan pernah dirisaukan oleh masalalu yang telah lewat dan tidak pula dicemaskan oleh masa depan yang akan datang. Judul Buku         : La Tahzan ( Jangan Bersedih ) Penulis                : Dr. 'Aidh Al-Qarni (penulis...